Tips & Cara
Cara Menukar Uang Rp75,000 di Bank Indonesia, Jakarta Pusat (Berdasarkan Pengalaman Pribadi)

Gimana sih cara menukar uang pecahan 75 ribu rupiah di Bank Indonesia, khususnya untuk yang lokasinya berada di daerah DKI Jakarta? Ternyata mudah kok! Aku akan menjelaskannya lebih detail di sini, tentu saja berdasarkan pengalaman pribadi ya, jadi no tipu-tipu, tanpa calo, dan alhamdulillah-nya waktunya cepet banget ternyata.
Tidak terasa, Ramadan 2021 sudah tiba, artinya segala kebutuhan berlebaran Idul Fitri mendatang pun sudah mulai dipersiapkan dari sekarang. Meski ada pelarangan mudik, tapi toh kita tidak pernah tau implementasi di lapangan nanti bakal seperti apa. Lebaran tahun lalu pun dilarang akibat pandemi, tapi nyatanya waktu itu masih saja ada masyarakat yang nekad mudik. Ya, namanya juga warga +62, semakin dilarang, semakin tertantang untuk melanggar, betul atau betul?
Balik lagi ke pembahasan uang pecahan 75ribuan yang konon katanya langka nan eksklusif, yang diluncurkan bertepatan di Hari Kemerdekaan RI yang ke-75 tahun 2020 lalu. Beruntung sih masyarakat bisa menukarnya, tapi waktu itu semua masih serba terbatas, efek pandemi masih berasa banget, mobilitas masyarakat pun masih belum seramai sekarang, jadi antusiasme terkesan lewat begitu saja, toh nanti cepat atau lambat uang Rp75,000 akan beredar dengan sendirinya.
Pagi itu, salah satu sahabatku, Pak Iki namanya, ngasih banner ke WA tentang prosedur penukaran uang Rp75.000. “Hmmmm sepertinya bisa jadi sesuatu yang menarik”, otakku langsung berpikir uang ini pas banget buat dijadikan THR buat keponakan-keponakanku nanti. Mungkin itu pula yang ada di pikiran Pak Iki, karena dia tau keponakan-keponakanku banyak banget, jadi ini berguna buat referensi THR yang tidak biasa, bocil-bocil pasti menyukainya, terima kasih Pak Iki.
Registrasi Online di Website atau Aplikasi Pintar Bank Indonesia

Saat itu juga, aku langsung Googling buat validasi bagaimana cara menukar uang 75,000 rupiah ini yang ternyata sangat gampang! Oh ya, cara yang akan aku jelaskan di sini berlaku untuk kamu yang tinggal di DKI Jakarta, baik Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara atau Jakarta Pusat. Untuk daerah lain tinggal menyesuaikan tempatnya saja, ya. Tanpa berlama-lama, langsung saja simak langkah-langkah di bawah ini:
- Registrasi secara online di pintar.bi.go.id
- Pilih Provinsi, Lokasi Penukaran, dan Tanggal Penukaran.
- Pilih Jadwal yang tersedia. Ada 3 waktu yang bisa kamu pilih, yakni jam 08:00 - 09.00 WIB, 09.00 - 10.00 WIB dan 10.00 - 11.00 WIB. Ketiga jadwal tersebut di bawah jam 12 siang ya!
- Masukkan data diri seperti nomor KTP, nama lengkap sesuai KTP. email dan nomor handphone.
- Kamu juga wajib memasukkan jumlah uang yang ingin kamu tukar. Satu identitas hanya bisa menukarkan 100 lembar per harinya. Jika kamu ingin menukarkan lebih dari 100 lembar, bisa menukarnya lagi di keesokan harinya.
- Untuk jumlah uang yang ingin ditukar mohon dipastikan lagi, karena peraturannya kita tidak dapat melakukan perubahan data pemesanan penukaran setelah bukti pemesanan diperoleh nanti.
- Setelah submit, kamu akan mendapatkan bukti pemesanan penukaran beserta kode verifikasi ID di email. Simpan ya! Bawa bukti tersebut untuk verifikasi saat penukaran nanti.
Syarat Ketentuan Penukaran UPK 75 Tahun RI

Ohya, sebelum ke lokasi penukaran di Bank Indonesia, berikut ini hal-hal yang kamu persiapkan dan perlu kamu perhatikan:
- Pastikan kamu sudah registrasi secara online terlebih dahulu
- Datang di jam yang sudah ditentukan, karena penukaran hanya dapat dilakukan sesuai dengan lokasi dan waktu yang tertera pada bukti pemesanan penukaran.
- Apabila penukaran tidak dilakukan pada tanggal dan lokasi yang tertera pada bukti pemesanan penukaran, maka pemesanan akan dibatalkan dan dapat kembali melakukan pemesanan penukaran UPK 75 Tahun RI pada hari berikutnya
- Bawa bukti pemesanan penukaran, bisa diprint atau ditunjukkan file-nya dari handphone.
- Siapkan uang cash sesuai jumlah uang yang ingin kamu tukar.
- Persiapkan 2 kartu identitas (seperti KTP dan SIM). Dua identitas ini digunakan untuk verifikasi data dan untuk jaminan menukar ID Card tamu di Bank Indonesia.
- Ketidaksesuaian data dalam bukti pemesanan dengan KTP asli dapat mengakibatkan penolakan dan pembatalan penukaran UPK 75 Tahun RI -
- Pakai baju rapi dan sopan, berkerah, tidak boleh pakai celana pendek dan tidak boleh pakai sandal, ya! Tadi barenganku tidak boleh masuk karena pakai sandal jepit.
- Yang tak kalah penting, kamu wajib menggunakan masker saat berada di area Kantor Bank Indonesia, serta menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mitigasi penyebaran Covid-19
- Menurut peraturan yang tertera di bukti pemesanan penukaran, proses penukaran dapat diwakilkan dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup, KTP asli sesuai dengan nama yang tertera pada bukti pemesanan, serta KTP asli wakil yang mewakili penukaran.
Gimana? Cukup ribet? Nggak kok sebenarnya. Aturan-aturan di atas tuh sebenarnya wajar-wajar saja, jadi tidak susah untuk diterapkan kok. Sebenarnya yang paling penting sih ada di point pakaian sopan, bawa 2 ID Card, kesesuaian data dan datang sesuai jadwal.
Cara Menukar Uang 75000 di Bank Indonesia, DKI Jakarta

Tibalah di hari H penukaran! Saat ini aku tinggal di Jakarta Selatan, jadi pada saat registrasi online tadi aku memilih lokasi Bank Indonesia terdekat untuk wilayahku yakni Kantor Pusat bank Indonesia di Jalan MH Thamrin Nomor 2 Jakarta Pusat, dekat Monas pokoknya. Kalau kamu naik busway, bisa turun di Halte Bank Indonesia. Kalau naik MRT bisa turun di Halte Bundaran HI, lalu lanjut busway atau ojek online.
Sesampai di sana, kamu bisa masuk di pintu gerbang yang berada di Jalan Budi Kemuliaan, sekitar 80 meter dari halte busway Bank Indonesia. Satpam yang berjaga akan memandumu untuk melakukan penukaran. Nah, di sini tuh kamu harus menyerahkan SIM (kartu identitas lain) untuk mendapatkan ID Card biar bisa masuk ke gedung Bank Indonesia.
Lakukan Verifikasi Data: Begitu masuk gedung, kamu akan langsung diarahkan menuju lantai 2 untuk melakukan verifikasi data. Di sini kamu hanya perlu menunjukkan KTP saja dan menyebutkan nomor registrasi.Setelah cocok dan tidak ada kejanggalan, petugas akan memberikanmu tanda bukti kalau kamu sudah terverifikasi.
Mengambil Nomor Antrian: Setelah itu, kamu akan diarahkan untuk kembali menuju lantai 1 untuk mengambil nomor antrian. Tenang, petugasnya sudah berjaga kok dan dia langsung memberimu nomor antrian. Jadi sampai tahap sini, kamu pegang 2 kartu ya: Bukti verifikasi dan nomor antrian. Begini kira-kira foto penampakannya.

Antri Menunggu Panggilan: Setelah itu, kamu tinggal turun ke bawah lantai 1 lagi, untuk menunggu panggilan sesuai nomor antrian. Ada petugas yang membawa microphone menyebutkan nomor antrian sesuai giliran, kamu nggak perlu khawatir bakal tertinggal, gaes!

Tukarkan Uang Rp75,000 sesuai Data: Akhirnya di tahap inilah saatnya kamu akan menerima pecahan uang Rp75,000 yang sudah diidam-idamkan. Serahkan nomor antriab, bukti verifikasi dan KTP kepada petugasnya. Ohya, jangan lupa uangnya juga diserahkan lho! Petugas akan menghitung terlebih dahulu uang darimu, lalu memastikan kembali kesesuaiannya.Jika sesuai, petugas akan memberimu uang Rp75,000 sekaligus plastik-nya! Keren pokoknya.

Selamat! Uang Rp75,000 sudah dalam genggamanmu! Gimana rasanya? Huhuuu aku sih nggak sabar ngelihat reaksi keponakanku mendapatkan uang tersebut. Akankah dia simpan atau dipakai jajan, ya?
Uang 75 Ribu bernyanyi? Ini Dia Beberapa Keistimewannya
Apa benar uang 75 Ribu bisa nyanyi? Apakah uang 75 ribu bisa digunakan? Apakah uang 75 ribu bisa buat transaksi? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu rupanya sering ditanyakan, setidaknya ini muncul di penelusuran Google. Anehnya ada semacam kata kunci “Uang 75 ribu Shopee”, terkesan kalau uang 75 ribu ini langka dan diperjualbelikan dengan nominal lebih di Shopee. Buat apa coba, padahal bisa kamu tukar sendiri di Bank Indonesia dengan langkah-langkah yang sudah dijelaskan di artikel ini.
Memang sihpp, bisa dibilang uang Rp75,000 ini hadir dengan keistimewaan dan keunikan tersendiri. Uang pecahan 75 ribu baru ini hadir dengan Tema Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia, yang punya 3 value: Mensyukuri kemerdekaan, Memperteguh kebinekaan dan Menyongsong masa depan gemilang.
Kamu bisa mengenali keaslian uang Rp75,000 terbaru ini dengan cara 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). Berikut ini adalah detail keunikan uang Rp75,000.

Uang 75 ribu ini termasuk sebagai Uang Peringatan (Commemorative Money) yang merupakan Uang Rupiah yang dikeluarkan secara khusus untuk tujuan tertentu atau memperingati suatu peristiwa yang berskala nasional atau internasional, yang meliputi: Peringatan HUT kemerdekaan; Peringatan HUT peristiwa sejarah nasional; atau Pelaksanaan kegiatan olahraga berskala internasional yang diselenggarakan di Indonesia.
Nah, kalau desas-desus yang menyebutkan uang 75 ribu bisa nyanyi pakai aplikasi apakah itu termasuk hoax atau fakta? Setelah ditelusuri dari CNBC Indonesia, Onny Widjanarko (Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia) menyatakan bahwa Bank Indonesia tidak membuat konten AR (Augmented Reality) khusus pada Uang Peringatan Kemerdekaan 75 ataupun di uang Rupiah lainnya. “AR tersebut tidak termasuk dalam ciri uang Rupiah yang diedarkan Bank Indonesia,” tegasnya.
Rupanya, awal kabar ini berhembus dari viralnya sebuah Tweet dan kabar dari Whatsapp Group. “Ada aplikasinya agar uang pecahan Rp75 ribu melantunkan lagu Indonesia Raya yaitu dengan menggunakan aplikasi digital bernama lvive,” tulis akun bernama Dede Budhyarto @kangdede78.
Netizen pun heboh! Padahal sebenarnya aplikasi augmented reality tersebut tak hanya bisa ‘scan’ uang 75ribu saja, tapi ke semua nominal uang bahkan benda apapun.




